25 October 2018

Yeay, akhirnya Holiday ke Ubud bareng Ibunda




Hallo, siapa disini yang nggak suka sama yang namanya liburan? Tunjuk tangan masing-masing yang nggak suka liburan. Aku aja suka sama yang namanya liburan. Sebenarnya dengan liburan, selain kita bisa merilekskan pikiran, menikmati quality time entah dengan keluarga, teman terdekat atau bahkan dengan diri sendiri, kita juga bisa menambah pengalaman dan juga ilmu lho. Aku sering liburan, tapi kebanyakkan sambil kerja dan waktunya juga cuma pendek sih, 2-3 jam aja.

Aku itu sebenarnya bukan tipe yang harus merencanakan liburan. Karena kalau direncanakan, suka malah nggak jadi. Biasanya suka spontan. Jadi, ketika hari libur gitu, langsung ngajakkin Bapak sama Ibu buat liburan ke tempat wisata atau cuma sekedar jalan aja, tanpa tujuan, terus ntar beli makan di warung, makannya di pinggir sawah gitu. Udah deh, berasa piknik yang menyenangkan. Berhubung aku kerja dari Senin – Jumat, dan terkadang hari Sabtu ada acara sendiri, makanya aku kali ini nyari waktu yang bener-bener bisa aku manfaatin banget buat quality time sama Ibunda. Kenapa sama Ibunda, karena dari beberapa waktu yang lalu, Ibunda udah minta aku buat cuti dan liburan bareng. Oke, kali ini diiyain, karena aku juga butuh liburan.

Ketika aku cek kalender di tahun ini, karena Ibunda pingin liburannya tahun ini, nggak mau di tahun depan, alhasil cek dong kalender tahun ini. Udah tinggal 2 bulan lagi, November dan Desember. Nggak mungkin aku ambil di bulan Desember, karena itu akhir tahun. Kerjaan pas padat-padatnya. Akhirnya memutuskan di bulan November. Ehh, ada hari libur nasional, Maulid Nabi Muhammad SAW, yaitu tanggal 20 November 2018. Langsung tanya ke atasan, bisa nggak buat ambil cuti, karena info yang aku dapat, aku dan teman-temanku belum boleh ambil cuti. Ketika atasan bilang bisa ambil cuti, langsung deh planning segala sesuatunya. Merencanakan cuti 1 hari, di tanggal 19 November 2018 aja.

https://www.pinterest.com/pin/608619337116809974/

Nah, untuk destinasi liburannya, karena udah lama nggak ke Bali, dan Ibunda juga request pingin ke Bali, akhirnya memutuskan buat ke Bali. Karena berdua aja, jadi sedikit lebih menghemat untuk biayanya. Cuma uang sakunya agak membengkak sih, kan doyan belanja, biasalah. Setelah diskusi panjang lebar sama Ibunda, kami berdua memutuskan buat liburannya ke Ubud. Kenapa pilih Ubud? Karena belum pernah bisa explore tempat wisata di Ubud. Biasanya kalau ke Bali, mencar gitu, ke semua tempat wisata. Selain itu, aku suka banget ke Ubud, karena katanya tempatnya tenang dan hijau banget.

Setelah googling, ada beberapa tempat wisata yang masuk ke list kami berdua.


  • Goa Gajah

Terletak di sebelah barat Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, sekitar 26 km dari Denpasar. Goa Gajah konon katanya merupakan wihara untuk pemujaan para Bhiksu. Goa Gajah sendiri dikelilingi oleh pepohonan yang hijau menambah kesejukan dan keasrian tempat tersebut. Pintu masuk Goa Gajah hanya bisa dilewati oleh 1 orang saja. Di luar terdapat ukiran-ukiran dan ada 2 patung penjaga juga. Di dalam Goa Gajah sendiri ada Arca Ganesha dan ada 3 lingga. Selain itu, ada patung pertirtaan dengan tujuh patung yang memegang air suci dan merupakan symbol dari tujuh sungai di India lho.


  • Ubud Monkey Forest

Lokasinya terletak di Jalan Monkey Forest, Ubud, dan lokasi hutan monyetnya ada di hutan lindung gitu. Buat masyarakat Bali, tempat ini termasuk sacral, karena ada pura umat Hindu di dalamnya. Ketika berada disini, udaranya bebas polusi banget, ada banyak pohon-pohon hijau, beuh betah banget deh.

  • Pasar Seni Ubud
Letaknya di depan Puri Agung Ubud, bangunan bekas pemerintahan kerajaan Ubud di masa lalu. Pasar tradisional ini menawarkan berbagai aksesoris, buah tangan dan beberapa kerajinan lainnya. Buat yang pintar menawar, jangan lupa yaa buat menawar dengan para pedagang disini.

  • Tari Legong Mahabharata di Puri Ubud
Tari Legong ini dipentaskan hanya pada hari Minggu saja, jam 19.30 – 21.00 WITA, tepatnya di Puri Saren Ubud.

  • Bali Bird & Reptile Park
Terletak di Jalan Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Batubulan, Gianyar, Bali. Di Bali Bird Park sendiri, kita bisa melihat beraneka ragam jenis burung yang berasal dari Indonesia maupun dari Afrika dan Amerika Selatan. Ada 250 jenis burung yang berbeda dan 2000 jenis tanaman tropis.

Ada 5 tempat wisata yang aku dan Ibunda masukkan dalam list perjalanan kami kali ini. Belum tahu apakah akan bertambah atau malah ada yang diganti dengan yang lain. Karena belum tahu juga kan jarak lokasinya, dan ada apa nanti disana.

Karena cuma berdua, jadi aku mau nyari akomodasi dulu selama di Bali. Berhubung banyak banget aplikasi pemesanan hotel, aku sempat bingung dong menentukan memilih yang mana. Tapi, sekarang aku udah nggak bingung lagi, karena selain bisa booking kapan aja, dimana aja, selama ada akses internet dan tentunya jangan lupakan hal terpenting, saldo di rekening, hehe. Kebetulan banget, aku direkomendasiin sama teman untuk booking tiket transportasi dan hotel Traveloka.

Kenapa akhirnya memilih Traveloka? Selain harga yang ditawarkan lebih murah apabila dibandingin sama aplikasi yang sejenis. Memesan hotelnya juga nggak ribet, pembayarannya mudah, cepat dan banyak banget pilihan hotelnya di seluruh Indonesia bahkan di dunia.

Caranya buat memilih hotel itu mudah banget, seperti tampak pada gambar di bawah ini :