16 July 2016

Memilih Kemeja untuk Kerja | My Scrap Book



Holaa..

Bekerja sebagai karyawati di satu perusahaan di kota Yogyakarta itu menyenangkan sekali. Kenapa? Selain karena sesuai dengan jurusan saat kuliah, namun juga karena lingkungannya yang asyik banget. Teman-temannya juga nggak pelit ilmu, suka sharing ilmu untuk bareng-bareng. Sekedar mau curcol pun bisa. Saat serius langsung deh pasang muka serius, tapi, nggak selalu serius lho, ada saatnya juga bercanda, ngobrol, selfie-selfie cantik demi keeksisan. Atau hanya dengan mendengarkan lagu di headphone, udah menyenangkan sekali.

Bekerja selama kurang lebih 8 jam, dengan pekerjaan yang benar-benar menyenangkan itu nggak boleh sembarangan juga lho dalam memilih kemeja yang dipakai. Seriusan deh. Karena pernah satu waktu, aku pakai kemeja wanita yang bikin aku kurang nyaman pakainya, nggak PD, dan alhasil nggak keluar seharian dari ruangan hanya karena itu tadi, nggak PD sama sekali, eh tapi keluar sih, ke kamar mandi. Untungnya aja, hari itu, nggak ada rapat atau pun harus minta persetujuan atasan alias minta tanda tangan dokumen. Coba, kalau sampai ada rapat, tambah deh langsung minder abis.
  
Nah, belajar dari pengalaman, akhirnya nggak pernah lagi yang namanya beli baju sampai bikin nggak nyaman. Tiap kali beli kemeja wanita, langsung cek bahannya, modelnya, tingkat kenyamanannya. Ribet yaa? Tapi kan demi kenyamanan juga, kan? Biasanya sih, kalau beli langsung bisa dipegang-pegang, dicek dulu kan yaa bajunya? Lalu kalau beli online gimana tu? Gampang juga sih, cuma emang harus dibaca dengan detail keterangan fotonya.

Lalu, tips membeli baju secara online itu apa aja sih? Aku kasih yaa..

1.  Selalu memperhatikan foto produk

Pernah nggak kalian saat beli baju secara online, udah milih yang model A, tapi ternyata setelah baju dikirim, nggak sesuai dengan model? Itu rasanya udah nyesek banget kan yaa? Mending nggak sesuai model, bahan dan harganya pun beda jauh dengan yang mau dibeli. Duh, jleb banget deh itu. So, jangan lupa untuk selalu menanyakan dan meminta keaslian foto produk tersebut kepada pemilik online shop atau CSnya. Dicocokkan juga warna bajunya yang ada di foto dengan bahannya. Biasanya nih baju yang terbuat dari bahan spandek dan rajutan, warna aslinya lebih gelap lho dibandingin dengan warna pada fotonya. Begitu juga dengan bahan dari katun dan twistcone, warnanya cenderung nggak jauh beda  deh sama warna yang ada di foto.