07 April 2016

Mengundang Datangnya Impian | Guest Post


 

Baca juga yaa.. (Tips Merawat Wajah ala Manda)   

Hola..

Masih hujan dan masih tetap semangat buat terus jaga kesehatan yaa. Jangan lupa juga, gunakanlah waktu kalian sebaik-baiknya untuk berkumpul bersama keluarga, teman, orang tercinta. Kita nggak akan pernah tau hari esok kan? Oh ya, terima kasih untuk semua komentar, share kawan My Scrap Book di rubrik Guest Post minggu lalu. Kali keenam, di blog My Scrap Book ada Eva Novita. Oke, apa sih yang bakalan dibahas sama Eva Novita? Intip yuk..

Suatu hari di tahun 2014, beberapa bulan setelah eza lahir, saya mengajak suami untuk bikin pasport, bareng eza juga. Tadinya suami agak malas, ia pun bertanya “emang mau pergi kemana?” saya bilang, “belum tahu, tapi siapa tahu suatu saat bisa pergi ke luar negeri bareng, entah kemana. Kita berdoa saja mudah-mudahan suatu saat bisa pergi bareng”. Akhirnya setelah dipaksa berkali-kali, mau juga. Dan alhamdulillah setelah bolak balik ke kantor imigrasi, paspor pun jadi.


 


Setelah itu, kami pun melupakan agenda pergi ke luar negeri. Berbagai kesibukan yang menyita waktu dan eza yang meminta perhatian, ampuh untuk dijadikan alasan untuk berbagai agenda yang tertunda.

 

Baca juga yaa.. (Mengundang Datangnya Impian)

 


Hingga telpon yang mengagetkan itu pun tiba. Saat saya dan suami sedang bermotor ria ke pasar Serpong, suami ditelpon salah satu pejabat kemenag pusat, intinya meminta suami untuk pergi ke Malaysia sebagai peserta pelatihan karakter. Itu tak ada seleksi, yang ditanya adalah “sudah punya paspor belum?” ... hm betapa tak ada yang kebetulan ... ternyata saat kita berniat melakukan sesuatu, Allah sudah mencatatnya dan menyimpannya baik-baik untuk diberikan pada saat yang tepat.


 


Awalnya suami bingung, darimana pejabat kemenag itu tahu no hp nya, kemudian mengapa dia yang dipilih, padahal masih banyak orang lain yang lebih berhak. Tadinya dia ingin menolak tawaran ini, merasa tak pantas untuk mendapatkannya. Tapi saya bilang ke suami untuk menghubungi orang yang merekomendasikan. Akhirnya setelah dihubungi, suami pun menyetujui untuk pergi. Anggap saja sekaligus sarana memaksa diri untuk belajar bahasa Ingris.


 


Dan di bulan Juni tahun 2015 yang bertepatan dengan bulan Ramadhan, dari tanggal 13 Juni  hingga tanggal 21 Juni, suami pun pergi ke Malaysia bersama 5 orang lainnya yang ditugaskan dari beberapa sekolah. Ternyata disana mendapat ilmu yang sangat banyak dan networking teman dari berbagai negara.


 


Jadi, kita boleh punya mimpi, bahkan harus punya mimpi besar. Tapi jangan lupa kita juga harus melakukan seesuatu untuk mengundang mimpi itu datang. Yakinlah bahwa Allah Maha Pengabul doa. Ceritakan secara mesra mimpi kita pada-Nya, usaha secara optimal, dan biarkan Dia yang mewujudkan dan menentukan waktunya. Karena tugas kita hanyalah berusaha dan berdoa, selebihnya biarkan tugas Allah yang mewujudkannya terjadi.    


 ***

Gimana dengan artikel yang ditulis oleh Eva di Guest Post kali ini? Seru kan yaa? Udah punya daftar impian yang ingin segera diwujudkan? Terima kasih, Eva, untuk waktunya, dan sharingnya. Don't go anywhere, tetap stay tune yaaa di blog My Scrap Book.





Buat kalian yang ingin mengisi rubrik Guest Post bisa lhooo.. Tinggalkan saja alamat email kalian atau kalian bisa email aku langsung. Semoga dengan adanya postingan ini bisa menambah pertemanan, keakraban, pengetahuan di antara teman-teman semua.

*** 
 

Tentang Eva :
Seorang ibu yang berkarir sebagai guru di sebuah Madrasah Aliyah. Kamu bisa menemui kesehariannya di Facebook| Blog 
2 comments on "Mengundang Datangnya Impian | Guest Post"
  1. saya juga punya mimpi besar, cuman malu kalo diceritain hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk ditulis yuk, mimpinya apa..

      Delete

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, kawan! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Custom Post Signature

Custom Post  Signature