24 December 2015

Dermaga Masa Lalu - Ainun Nufus & Asri R | Ask Author

Holaaa..

Setelah sekian lama, penasaran sama setiap cerita yang Ai tulis, akhirnya saya memiliki kesempatan untuk melakukan interview bareng Ainun Nufus yang punya ciri khas, di setiap cerita yang ditulisnya pasti ada cowok ganteng. Oke, fix, bikin mata berbinar-binar.

Udah ada yang kenal belum sama Ainun Nufus? Belum sama sekali? Seriusan? Ainun Nufus ini termasuk penulis yang produktif lho. Dalam jangka waktu hitungan bulan, sudah ada beberapa judul yang diterbitkan secara self-publish. Produktif banget kan yaa? Berawal dari dunia orange, wattpad, Ainun Nufus memulai karir kepenulisannya. Saat ini, Dermaga Masa Lalu, adalah novelnya yang ke delapan.

Penasaran sama interview saya bareng Ainun Nufus? Here we go..

Halo Ai, congratulation for your new book ya, Dermaga Masa Lalu. Ai, biasanya dapat ide darimana sih setiap kali nulis cerita? Terutama waktu nulis Dermaga Masa Lalu. Soalnya, yang biasa aku baca di cerita kamu, jarang banget ada orang ketiga maupun keempat. Tapi, di Dermaga Masa Lalu, kamu keluarin tokoh ketiga dan keempat.
 
Awal saya nulis DML itu karena saya melihat sahabat saya yang ada hati dengan sahabatnya. Sejak sahabatnya tahu, si sahabat jadi menjauh. Dari situ ide membuat DML muncul, walaupun akhirnya alur ceritanya berbeda dengan kisah aslinya. Karena memang niat awal bukan mau menulis kisah orang lain, melainkan nulis cerita fiktif.
Di sini ada orang ketiga, sebenarnya setiap ceritaku ada orang ketiga. Hanya saja nggak menonjol seperti di cerita DML, teman saya Asri lah yang membuta tokoh ke tiga dan ke empat jadi punya karakter menonjol di sini.

Waa, berarti memang dibikin menonjolkah tokoh ketiganya? *kemudian jatuh cinta sama tokoh ketiga*. Aku suka banget baca cerita kamu di aplikasi wattpad. Dan rata-rata cerita kamu itu memakai POV ketiga. Apakah ada kesulitan saat memakai POV ketiga? Atau suatu saat nanti, berencana memakai POV pertama?
 
Saya lebih suka pakai POV ketiga karena memakai POV pertama itu lebih sulit saat membentuk karakter si tokoh. Saat pakai POV pertama, sering kali sifat atau kepribadian saya ikut masuk ngerecokin karakter si tokoh yang mungkin awalnya karakternya cool. Ujung-ujungnya jadi slebor macam saya. Hehehehe..

Sudah ada beberapa cerita saya pakai POV pertama, dan ceritanya kebanyakan sedikit komedi. Mungkin karena karakter saya yang lucu, hihihihihi
 
Emang bener banget sih, kalau pakai POV pertama pasti perasaan kebawa dikit di cerita. Agree with you, Ai. Hmm.. Ai, sedikit penasaran nih sama setiap kisah yang kamu tulis. Ada nggak sedikit pengalaman pribadi kamu yang kamu masukkan ke dalam cerita kamu? Kalau ada, pengalaman apakah itu?


Ada, di cerita saya yang Everlasting Love versi wattpad. Kalau Everlasting Love yang versi cetak sudah banyak yang dirubah. Pengalamannya yang mana, rahasia hihihihi (beli bukunya aja hehehe)


Waa, jadi penasaran, kira-kira yang mana yaa pengalam pribadinya? Oke, lanjut, Ai. Kalau untuk proses menulis Dermaga Masa Lalu sendiri itu berapa lama? Oh ya, novel ini kamu tulis bareng yaa sama Asri? Ada kesulitan nggak saat menulis cerita ini berdua? Apakah sempat ada perbedaan pandangan atau gimana?

Berapa lama saya lupa, hehehe… nggak ada sih karena partner nulis saya bisa membaca pikiran saya sepertinya wkwkwk jadi penulisan lancar jaya. Dan saat mencoba menulis bersama lagi dengan judul yang berbeda, yaitu Ai is Love ternyata sulit banget. Saya nggak bisa membaca pikiran partner nulis saya. Hehehe  

 
Jangan-jangan partner menulis kamu ini masih keturunannya Edward Cullen yaa? Vampir dong? Lanjut lagi ya, Ai. Ini yang aku tunggu-tunggu daritadi. Dari sekian banyak cerita yang sudah kamu tulis dan kamu novelkan, ada nggak yang paling kamu favoritin dan wajib buat masuk ke daftar reading list pembaca? Kemudian untuk project selanjutnya, rencana di tahun 2016, sudah adakah?


Kalau ditanya yang paling difavoritkan saya bingung, mungkin My Son. Ini cerita yang saya tulis dengan dilema saat membuat ending dan saya suka sosok Salena. Tapi kalau ditanya yang paling diminati pembaca itu tetep si Dhipa (In Fact, ILU) dan Regas (Memori). Tokoh favoritku tetap Ghany, walaupun nggak ditanya saya mau curcol dia tetap suami impianku. Hahahaha..
Rencana di 2016, menyelesaikan hutang update cerita di wattpad dan mau ngeluarin novel versi cetak di awal tahun (Lovely series). Semoga terlaksana karena saya lebih suka mager akhir-akhir ini.
  
Waa.. asyik kan interview bareng sama Ainun Nufus? Nggak sabar buat baca cerita dia selanjutnya. Kira-kira cerita tentang apa yaa kali ini? Boleh lhoo, kalau namaku mau dijadiin nama tokohnya *ngarep banget* hahaha..
Thank you, Ai, sudah bersedia meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari saya. Semoga dengan ini menjadikan kita semakin sering nongki cantik yaa sembari cuci mata ngelihatin cowok-cowok ganteng buat stok cerita.. hahahah..
Asikkk, selesai sudah interview bareng Ainun Nufus. Jangan kemana-mana dulu yaa. Setelah ini bakalan ada Review + Giveaway yang pastinya udah kalian tunggu-tunggu. So, stay tune at Peek A Book yaa..

***


  
11 comments on "Dermaga Masa Lalu - Ainun Nufus & Asri R | Ask Author"
  1. stok cowok macem yang ditulis mbak Ai masih ada tak ya? aku mau PO satuuuu aja gituu.. hehe :3 *diinjek*

    ReplyDelete
  2. Wah novel fiksi..ditunggu ya GAnya

    ReplyDelete
  3. ini berarti novelnya kolaborasi ainun nufus dan asri rahayu ya...wuiih kerren...jadi ga sabar pengin baca. Congrat ya..buat kalian berdua

    ReplyDelete
  4. First, I want to said, congratulation for kak Ai. Semoga makin di mudahkan kedepannya^^ Dermaga masa lalu, judulnya unik. Apalagi ada bumbu-bumbu pengalamannya di dalamnya. Menurutku cerita terbaik berasal dari pengalaman sendiri

    ReplyDelete
  5. Aku salut sama mba Ai dan mba Asri. Bisa nyatuin dua isi kepala menjadi satu kesatuan cerita yg apik. Iki piye carane toh mbak?

    Emang karakter abang2 yg kalian ciptain ngga pernah salah deh. Syelalu idaman semua wanita.
    Btw, Sifat2 tiap karakter ada yg ngambil dari orang sekitar? *radar kepo menguat*

    ReplyDelete
  6. Keren kak, bisa bikin novel duet.
    Ditunggu GA nya :) :D Hehehe

    ReplyDelete
  7. ini story aku lihat di reading list sering nongol di beranda wattpad... :D cuman memang aku belum sempat ngelirik buat baca soalnya kelihatannya ini story banyakan galaunya, haha... #baper
    Tapi, kalau sudah jadi buku begini ngarepnya sih bisa kekepin Zico dan Krystal di ketek, #ups maksud kekepin mereka di hati #eaak~ :D dan nemenin saya yang single ini tahun baruan...... dirumah.
    Hiks

    btw semoga sukses untuk project selanjutnya ya Ai dan Asri.

    ReplyDelete
  8. Wah aku follower mba Ai di wattpad loh! Tapi belum punya novel versi cetaknya :(
    Kalau boleh tahu apa aja yg sudah naik cetak mba Ai?

    ReplyDelete
  9. Aku udah masukin cerita di perpustakaan, tapi sampai sekarang belum dibaca akhirnya aku denger kalau buku naik cetak dan akhirnya aku hapus aja. Selamat yah ka Ai... Hehe

    Dan setuju sama ka Ai, lebih gampang untuk bikin POV pertama, karena kalau POV pasti jadi kebawa emosinya. Semangat nulis novel lainnya ka :D

    ReplyDelete
  10. memang mbak Ai termasuk penulis yang produktif, belum selesai menulis yang satu, mbak Ai udah menulis yang lain dan yang keren itu, semua cerita yang ada bisa selesai dan gak menggantung, malah ada yang di revisi trus direpublish di wattpad... Selain itu karakter2 cowoknya memang pada bikin melting. Kadang kalo baca karya mbak Ai, aku sering mikir gini "mbak Ai, nemu cowok begini dmana sih? masih ada gak stoknya?" hahah...

    Terima kasih kak untuk chit chat with mbak Ai nya... ^^

    ReplyDelete
  11. Aku sependapat sama Mbak Ai. Menulis dengan POV 3 rasanya lebih mudah, lebih enak dibaca juga buat aku. Sedangkan menulis pakai POV 1 sering bikin nggak konsisten untuk karakter tokohnya. Bahkan sekarang-sekarang ini aku lebih suka baca cerita yang pakai POV 3. Soalnya aku pernah baca artikel atau tips gitu, kalau mau benar-benar menekuni jadi penulis dan explore kemampuan, baiknya dicoba tulis pakai POV 3. :)

    ReplyDelete

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, kawan! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Custom Post Signature

Custom Post  Signature