10 March 2015

[Gowes] Menyusuri Keindahan Alam

Hari minggu pagi, persiapan dimulai... Check..check..check..

Kali ini lebih ribet dan rempong. Kenapa? Karena rute yang dipilih jauh dan start dari rumah salah seorang peserta gowes yang ada di daerah Lempongsari. Oke, fix, langsung mikir, jauh, medan gowesnya juga menarik. Langsung semangat, ambil topi, tas, capcuz berangkat. Diperkirakan berangkat dari tempat kumpul jam 07.00 dan finish jam 09.30.

Rute yang dipilih kali ini adalah ke Embung Tambakboyo, Monumen Pahlawan Pancasila Kentungan dan Candi Gebang. Mari belajar sejarah sedikit. Ready? Let's check...

Embung Tambakboyo

Embung Tambakboyo merupakan salah satu waduk yang berada di wilayah Sleman, Yogyakarta. Sebenarnya waduk ini terletak diantara tiga Desa yaitu Condongcatur, Maguwo dan Wedomartani. Perencanaan  pembangunan dari embung ini telah berjalan sejak tahun 2003 selama 5 tahun sampai tahun 2008 dan saat ini telah selesai pengerjaannya.

Waduk yang luasnya 7,8 hektar dan volume tampungan sekitar 400.000 m3 ini memiliki wilayah yang cukup luas. Fungsi utama dari waduk ini adalah cadangan dan resapan air tanah untuk warga Bantul, Sleman, Yogyakarta, sebagai sarana pengairan, dan cadangan air untuk PDAM dimasa mendatang. Namun dalam pengembangan waduk ini sering digunakan sebagai sarana rekreasi seperti memancing, berolahraga, bahkan piknik. (sumber : Jogja).



Monumen Pahlawan Pancasila, Kentungan
Museum ini diresmikan pada tanggal 1 Oktober 1991 oleh KGPAA Paku Alam VIII selaku Gubernur DIY. Bangunan Monumen Pahlawan Pancasila bercorak arsitektur rumah tradisional Jawa (Joglo). Di dalam bangunan itulah terdapat lubang tempat dikuburnya dua jenasah pahlawan revolusi Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono. 
 
Koleksi museum Monumen Pahlawan Pancasila berupa benda-benda realia dan peralatan-peralatan yang berhubungan dengan peristiwa penculikan kedua pahlawan revolusi yaitu Brigadir Jenderal Anumerta Katamso dan Kolonel Anumerta Sugiyono.
Museum Monumen Pahlawan Pancasila Yogyakarta sebagai benteng proklamasi tak luput dari percobaan gerakan komunis yang telah menewaskan Kolonel Katamso dan Letnan Kolonel Soegiyono pada September 1965, seperti yang terjadi di lubang buaya Jakarta. Di tempat ditemukannya dua pahlawan itu pun kemudian dibangun Monumen Pahlawan Pancasila. Monumen ini diharapkan dapat mengingatkan Anda akan berbagai peristiwa yang mencoba untuk memecah belah kesatuan republik Indonesia. Di sana, kalian bisa menyaksikan bukti sejarah peristiwa G 30S/PKI dan juga kisah tersebut melalui relief yang ada. (sumber : Jogja)

Candi Gebang
Candi Gebang adalah candi Hindu yang berada di dusun Gebang, Kelurahan Wedomartani, Ngemplak, Sleman, DIY. Candi ini diperkirakan dibangun pada sekitar abad ke-8 M pada saat wangsa Sanjaya berkuasa pada zaman Kerajaan Mataram Kuno. 
 

Candi yang ditemukan pada tahun 1936 ini dipugar oleh Van Romondt tahun 1937-1939. Candi ini mempunyai ukuran kira-kira 5,25 x 5,25 meter dengan tinggi 8 meter. Candi Gebang menghadap ke timur, mempunyai puncak berbentuk lingga. Pada relung sebelah barat arca Ganesa, sementara di sisi pintu terdapat dua relung yang salah satunya berisi arca Nandiswara. Sebuah yoni berada di ruang candi. (sumber : Candi Gebang).
Very nice trip and we're happy..
Happy gowes and happy day..
Keep smile..
-asr- 
2 comments on "[Gowes] Menyusuri Keindahan Alam"
  1. memang paling suka jlan-jalan ke wisata sejarah

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa, mba... sembari gowes, sembari belajar sejarah dan menikmati pemandangan alam...asikkkk...

      salam kenal...terima kasih sudah mampir :)

      Delete

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, kawan! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Custom Post Signature

Custom Post  Signature